ANTARIKSA NEWS

Melintas Langit, Membawa Insight

Kepemimpinan ‘Palopo Baru’ Dinilai Mulai Tunjukkan Arah Perubahan

Abidin Arief To Pallawarukka, SH. (ist)

PALOPO, ANTARIKSA NEWS – Pemerintahan Kota Palopo di bawah duet Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Naili – Akhmad Syarifuddin, mulai memperlihatkan tanda-tanda awal perubahan.

Meski masih berada pada tahap awal masa jabatan, sejumlah kalangan menilai arah kebijakan yang diambil mulai memberi harapan bagi masyarakat.

Pengamat sosial-politik, Abidin Arief To Pallawarukka, menyebut bahwa konsep ‘Palopo Baru’ yang diusung saat ini mulai terlihat dalam praktik pemerintahan, baik dari sisi tata kelola maupun pendekatan politik yang lebih terbuka.

Menurutnya, penilaian terhadap kinerja pemerintahan tentu belum bisa dilakukan secara menyeluruh.

Terlebih, kondisi keuangan daerah yang masih berada dalam tekanan menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah saat ini.

“Ini masih fase awal, jadi belum tepat untuk menyimpulkan secara final. Namun, arah kebijakan sudah mulai terbaca dan itu cukup memberi harapan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti komposisi pejabat di lingkup Pemerintah Kota Palopo yang dinilai cukup solid dan berpengalaman.

Sejumlah nama yang mengisi posisi strategis dianggap bukan figur baru, melainkan aparatur yang telah lama berkecimpung di birokrasi dan memiliki rekam jejak dalam pelayanan publik.

“Pengalaman mereka menjadi kekuatan tersendiri. Ini modal penting untuk mendorong efektivitas kerja pemerintahan,” tambahnya.

Dari sisi politik, Abidin menilai adanya kecenderungan sinkronisasi yang lebih baik antara pimpinan dan jajaran perangkat daerah.

Loyalitas serta kepedulian terhadap masyarakat dinilai menjadi faktor yang dapat mempercepat implementasi kebijakan di lapangan.

Di tengah berbagai dinamika yang berkembang, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas sosial.

Masyarakat diminta objektif dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar, agar suasana kondusif tetap terjaga.

Terkait isu peran pendamping kepala daerah, Abidin menilai hal tersebut merupakan sesuatu yang lumrah selama tidak melanggar batas kewenangan formal dalam pemerintahan.

“Selama tidak masuk dalam ranah pengambilan keputusan administratif, itu masih dalam batas wajar,” tegasnya.

Dikenal sebagai pengamat yang kerap menyuarakan pandangan kritis, Abidin menekankan pentingnya peran publik dalam mengawal jalannya pemerintahan.

Ia berharap semangat perubahan yang mulai terlihat dapat terus dijaga dan diarahkan demi kepentingan masyarakat luas.

“Harapan itu sudah mulai ada. Tinggal bagaimana kita semua ikut mengawal agar tetap berada di jalur yang benar,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini