Dinkes Lamteng Himbau Warga Waspada DBD

LAMPUNG TENGAH, ANTARIKSANEWS.COMPemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, menghimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap penularan demam berdarah dengue (DBD) yang mulai menghujani penghujan.

Himbauan itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinkes Lamteng dr. Otneil, mewakili Bupati Loekman Djoyosoemarto, saat dihubungi Karyanasional.com via pesan WhatsApp nya, Sabtu (18/1/2020).

“Saya meminta masyarakat Lamteng mewaspadai penularan DBD. Untuk mengantisipasinya, warga wajib menguras dan menutup tempat penampungan udara dan membersihkan selokan dilingkungan, serta menggunakan bubuk abate di tempat penampungan udara, ”pesan dr. Berlaku untuk masyarakat.

55% DBD di Lamteng pada tahun 2020.

“Kasus DBD di Lamteng seluruhnya dilaporkan 55 kasus. Dua meninggal dunia positif DBD, warga Kelurahan Komering Agung, Kecamatan Gunungsugih, atas nama Nurin (57) dan Dina Aprilina (4), ”katanya.

Ia mengungkapkan, itu untuk kasus DBD di Komering Agung, pihaknya telah melakukan surfe lokasi dan memeriksa secara langsung.

“Kita terjun langsung dan melakukan penelitian epidemiologi (PE). Kita juga melihat di penampungan-penampungan udara memang banyak jentik nyamuk, ”terangnya.

Untuk itu, pihaknya meminta masyarakat benar-benar memperhatikan daerah sekitar, khususnya lokasi-lokasi yang menjadi sarang nyamuk.

"Lakukan 3M Plus (Menguras, Menutup dan Mengubur), sebagai upaya mengatasi DBD," ucapnya.

Otneil berharap, bagi masyarakat yang terserang DBD, diminta ke Puskesmas terlebih dahulu, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Demang Sepulau Raya.

“Yang tidak mampu kita gratiskan. Yang memang positif dilakukan penelitian epidemiologi, kita lakukan fogging, ”tegasnya.

Upaya menangulangi DBD di Lamteng, kata dr.Otnel, Dinkes Lamteng telah menang dengan kelurahan dan kecamatan.

“Kita terus melakukan koordinasi dengan Lurah, Camat, PKK dan Karang Taruna. Kita berdayakan untuk ikut membantu mensosialisasikan mengatasi wabah DBD, ”ungkapnya. (merah) 




Artikel Terkait

Comments (3)

    komentar Facebook sedang dipersiapkan