Home Advertorial Bupati Lamteng: PKH Program Pemberian Bantuan Sosial Bersyarat Kepada KPM

Bupati Lamteng: PKH Program Pemberian Bantuan Sosial Bersyarat Kepada KPM

9
0
SHARE
Bupati Lamteng: PKH Program Pemberian Bantuan Sosial Bersyarat Kepada KPM

ANTARIKSANEWS.COM--- Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Tengah Ibu Hj. Ellya Lusiana Loekman menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Program Keluarga Harapan (PKH), di Bandiklat Kota Gajah, Kamis 17 Januari 2019.

Turut hadir dalam acara tersebut Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kusuma Riyadi, Kepala Dinas Sosial Zulfikar Irwan dan Kasat Pol PP Lampung Tengah Rosidi.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Sosial Zulfikar Irwan menjelaskan, Rakor ini di ikuti oleh seluruh Pendamping dan Operator PKH di 28 Kecamatan dan 311 Kampung/Kelurahan di Lamteng.

“Rakor seperti ini memang rutin diadakan guna memudahkan program kerja dilapangan. Saya harap melalui Rakor ini apa yang menjadi permasalahan dapat segera di carikan jalan keluarnya, agar kedepan tercipta bagaimana membangun koordinasi yang baik antara para pendamping PKH dan perangkat kampung dan kecamatan di tingkat kabupaten. Sehingga apa yang diharapkan oleh pemerintah pusat dapat dirasakan oleh masyarakat.” harapnya.

Sementara itu Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto dalam arahannya mengatakan, Program Keluarga Harapan merupakan program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah ditetapkan dalam program kerjanya.

Oleh karenanya, pelaksanaan Rakor dari Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Lampung Tengah perlu digelar untuk membahas tentang tantangan dan kendala yang di hadapi untuk ditemukan penyelesaiannya.

Lebih lanjut disampaikan orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai ini, bahwa dampak PKH dari Bidang Kesehatan adalah meningkatkan kesehatan ibu dan anak, dan meningkatkan penanganan kesehatan.

“Sedangkan di Bidang Pendidikan yang diharapkan melalui PKH ini adalah untuk meningkatkan tingkat kehadiran anak sekolah, dan mengurangi pekerja anak serta mengurangi anak jalanan, sehingga kedepannya dapat meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat.” ungkapnya..(ADV)