•  
Alamat Redaksi : Jl. Kelapa 7 Bandar Jaya Barat - Lampung Tengah, Telp. (HP) 082377881555 / 08996799444, Email redaksi@antariksanews.com.
Selasa, 10 Juli 2018 - 19:40:55 WIB

Ratusan Massa KRLUPB Kepung Kantor Sentra Gakkumdu


Diposting oleh : Administrator
Kategori: Bandar Lampung - Dibaca: 61 kali

ANTARIKSANEWS.COM--- Bawaslu. Mereka yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Lampung dan Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB) kembali kepung Kantor Sentra Bawauntuk kedua kalinya, Selasa (10/7/2018).

Ratusan massa tersebut tetap menuntut Bawaslu Lampung untuk mendiskualifikasi pasangan calon (paslon) Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim (Nunik) dan menggelar ulang pemilihan gubernur dan wakil gubernur, tanpa mengikut sertakan kembali paslon nomor urut 3.

Ahmad Muslimin selaku koordinator aksi mengungkapkan dalam orasinya meminta agar seluruh komisioner Bawaslu Lampung dicopot dan diganti hingga seluruh kecamatan.

“Bagaimana mau menciptakan pemimpin yang tidak cacat, panitianya penyelenggaranya saja cacat, pasti hasilnya cacat,” ungkap Ahmad Muslimin saat berorasi.

Ditempat yang sama, Rachmat Husein DC, selaku koordinator lapangan, mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus melakukan aksi sampai Bawaslu mengeluarkan keputusan yang berpihak kepada rakyat.

“Hari ini saya melihat ada poster bergambar Arinal yang lehernya terikat, dan disebelahnya ada Purwanti Lee (Bos SGC) yang memegang uang. Artinya Arinal-Nunik adalah kacungnya SGC yang dengan mudah diatur-atur,” tandasnya.

Sementara, Rismayanti Borthon selaku Koordinator Posko Demokrasi, menerangkan dalam orasinya bahwa lawan mereka bukan Arinal-Nunik, melainkan bos korporasi bernama Sugar Group Company (SGC).

“Pergerakan kita bukan hanya hari ini, tetapi selama masih ada SGC di Lampung, kita akan terus menyuarakan untuk menolak dan mengusir SGC dari tanah yang kita cintai, yakni Lampung kawan-kawan,” terangnya.

Rismayanti melanjutkan bahwa bila hal ini terus menerus dibiarkan, maka ke depan akan terus terulang saat pemilihan kepala daerah, SGC akan kembali dengan mencari pesuruh baru, dan itu sangat mungkin terjadi.

" Bila hari ini yang menjadi Gubernur-Wakil Gubernur adalah kacung SGC, maka kebijakan pemerintah ke depan akan pro SGC, yang HGUnya habis untuk menjajah Lampung, apa bedanya dengan VOC dulu?”  pungkasnya. (Sus)



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)