•  
Alamat Redaksi : Jl. Kelapa 7 Bandar Jaya Barat - Lampung Tengah, Telp. (HP) 082377881555 / 08996799444, Email redaksi@antariksanews.com.
Selasa, 02 Februari 2016 - 17:31:15 WIB

Kepsek Diintimidasi, Pemkab Lamteng Gelar Rapat Cari Sulusi


Diposting oleh : Administrator
Kategori: Pendidikan - Dibaca: 1354 kali

GUNUNGSUGIH, ANTARIKSANEWS.COM--- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah (Lamteng), menggelar rapat  terkait pengunduran diri Kepala Sekolah  yang diduga mendapatkan intimidasi dari oknum Wartawan dan LSM di wilayah Kabupaten Lampung Tengah.

Pejabat (PJ) Bupati Lamteng Endarwan mengatakan, pihaknya bersama Kapolres Lamteng AKBP D. Sembodo, Kajari Lamteng Nina Kartini, Kepala Dinas Pendidikan Sarjito, Dewan Pendidikan Lamteng Mahput, Dewan Pendidikan Provinsi Lampung, Ketua DPRD Lamteng H. Achmad Junaidi Sunardi, dan Ketua beserta Anggota Komisi IV DPRD Lamteng akan mengklarifikasi permasalahan yang dialami oleh semua Kepala Sekolah setempat. Yang diduga disebabkan karena miskomunikasi antara kepala sekolah dengan wawk media dan LSM setempat.

 
"Saya sangat setuju masukan-masukan yang diberikan oleh pihak-pihak terkait dalam hal ini. Dan saya atas nama Pemkab Lamteng, akan memberikan solusi yang terbaik dalam hal ini juga. Agar permasalahan tersebut segera selesai."Ujar Endarwan usai menggelar rapat tersebut di Aula Kopiah Emas Pemkab Lamteng Selasa (2/2) kemarin.

Endarwan berharap, untuk semua kepala sekolah yang ingin mengundurkan diri, agar dapat mengilangkan rasa takut dan khawatiran atas intimidasi oknum Wartawan dan LSM. Dirinya juga meminta kepada kepala sekolah dapat berfikir secara jernih sebelum mengambil keputusan. Sebab, mereka adalah harapan anak-anak bangsa yang ada di kabupaten yang berjuluk Bumi Beguai Jejamo Wawai ini.

"Kita bersama-sama menghadapi persoalan ini. Jangan ada kata mundur. Koordinasi langsung kepada pihak terkait, sehingga dapat mengurangi beban yang tidak kita inginkan. Tidak ada perbedaan dimata hukum. Jika terbukti bersalah maka akan dipidanakan."Katanya.

Dia meminta, untuk semua kepala sekolah yang hadir dalam rapat tersebut, kiranya dapat membangun kerja sama yang baik ditingkat kecamatan masing-masing. Sehingga apa yang sudah menjadi tugas kepala sekolah dapat berjalan dengan efektif.

"Dengan dibangunnya kerjasama yang baik kepada semua pihak-pihak terkait dalam hal ini, Insyaallah masalah yang dihadapi oleh kepala sekolah di kabupaten ini akan cepat selasai."Serunya.

Sementara anggota Komisi IV DPRD Lamteng Raden Sugiri mengatakan, jika Kepala Sekolah melaksanakan tugasnya sesuai dengan juklak dan jukinsnya, tidak akan menimbulkan permasalahan seperti ini. Dan tidak ada yang perlu ditakutkan. Namun dirinya juga mengungkapkan, jangan bermain-main dengan hukum, jika para kepala sekolah merasa tidak melanggar hukum. Jangan takut Laporkan oknum tersebut kepada pihak berwajib.

"Mengapa mesti takut kalau tidak salah. Jika ada oknum wartawan dan LSM yang mengintimidasi, laporkan saja kepihak bewajib. Jangan main-main dengan hukum kalau masih ragu. Ini bisa menjerat bapak-bapak sekalian. Inspektorat kita juga memang tidak berjalan, sehingga terjadi niskomunikasi dan persoalan-persoalan seperti ini. Kalau berjalan, saya kira tidak akan mungkin terjadi seperti ini."Ungkapnya.

Hal senada dikatakan Kajari Gunungsugih Nina Kartini, “Kita juga meminta para kepala sekolah jangan mevonis semua wartawan maupun LSM salah, masih ada yang baik dan bekerja sesuai dengan aturan jurnalistik,” ujarnya.

Sekolah yang mengelola dana BOS maupun DAK. Dalam mengelola, ikutilah sesuai dengan aturan yang berlaku. Karena kalau ada penyimpangan pastikan ditindak.

“Jika ada laporan kiita akan menindak lanjutinya. Karena itukan dana negara dan jangan takut bila di panggil. Kami jamin bila tidak salah buat apa takut,” tegasnya.(Ren)



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)