•  
Alamat Redaksi : Jl. Kelapa 7 Bandar Jaya Barat - Lampung Tengah, Telp. (HP) 082377881555 / 08996799444, Email redaksi@antariksanews.com.
Rabu, 14 Februari 2018 - 21:23:18 WIB

Dirjen Kementan RI Kunjungi Lamteng Dalam Rangka Panen Perdana Hasil cetak Sawah


Diposting oleh : Administrator
Kategori: Lampung Tengah - Dibaca: 41 kali

LAMTENG, ANTARIKSANEWS.COM- Dirjen Kementerian Pertanian RI, Dadih Permana didampingi Danrem 043 Gatam Kolonel Hadi Basuki lakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Tengah, dalam rangka panen perdana hasil lahan cetak sawah di Kampung Restu buana, Kecamatan Rumbia, Rabu (14/2/2018).

 

Panen perdana hasil lahan cetak sawah di Kampung Restu Buana merupakan implementasi dari komitmen Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman yang melibatkan TNI AD khususnya Direktorat Zeni TNI AD dan Zeni Kodam (Zidam).

 

Danrem 043 Gatam Kolonel Hadi Basuki  mengatakan, panen padi perdana dengan sistem gogo ranca sebagai langkah mendukung pencapaian target luas tambah tanam di Provinsi Lampung, khususnya Kabupaten Lampung Tengah, dengan melibatkan Dinas Pertanian setempat dan personel TNI.

 

"Korem 043 Gatam akan terus mendukung peningkatan produksi tanaman padi baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Hal ini sangat penting karena kebutuhan pangan terus meningkat setiap tahunnya," ujar Kolonel Hadi Basuki kepada media, usai panen perdana di Kampung Restu Buana.

 

Dia menjelaskan, lahan yang dibuka pada tahun 2016 lalu seluas 476  hektar di Kampung Restu Buana, yang tersebar di Enam Kampung Kecamtan Rumbia. 

"Cetak sawah ini bukan hanya di Lampung Tengah. Tahun 2018 kita sudah siapkan 1000 hektar, yang akan dibuka di Kabupaten Mesuji lahan seluas 500 hektar dan Tulang Bawang 500 hektar," terangnya. 

 

Sementara Dirjen Kementrian Pertanian Ri, Dadih Permana mengatakan, pihaknya ingin melihat hasil panen perdana sawah cetak yang dibuka lahan baru oleh TNI AD Gatam di Lampung Tengah."Hasil panen perdana ini saya kira sangat baik. Panen perdana menghasilkan padi 4,32 ton perhektar ini sudah sangat bagus dilahan yang baru di buka," urainya.

 

Namun demikian, ia meminta kedepan hasil panen akan meningkat 5 sampai 7 ton peprhektar dengan di dukung petugas PPL pengawas Pertanian dan juga irigasi air akan ditingkatkan. Sehingga nantinya para petani bisa mandiri dan tidak lagi tergantung pada pemerintah.

 

"Inilah pola yang kita pakai. Insyaalah terget pemerintah pusat menuju swasemda pangan akan tercapai untuk Lampung Tengah, temasuk lumbung pangan diprovinsi Lampung," ungkap Dirjen Kementrian Pertanian Ri, Dadih Permana.

 

Kolonel Anuf Rianto perwakilan Mabes TNI menambahkan, program ini merupakan salah satu kerjasama dengan pertanian untuk menunjang swasembada pangan dan lokasi sawah cetak di Kecamatan Rumbia seluas 1324 hektar yang tersebar di Enam Kampung. 

 

Untuk itu upaya memaksimalkan pengelolaan air dilakukan dengan membangun kanal-kanal atau tanggul penangkis yang berfungsi menampung air. Selanjutnya air tersebut dimanfaatkan untuk tanam.

 

"Upaya ini dilakukan TNI AD di Kampung Restu Buana. Dan ini sudah terbukti meningkatkan hasil panen. Karena kondisi lahan ini lahan tadah hujan dengan lokasi di dataran rendah, sehingga rentan banjir. Lahan hanya bisa ditanami ketika musim panas, sementara musim hujan tidak bisa karena banjir," jelasnya. (edy) 

 

 



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)