•  
Alamat Redaksi : Jl. Kelapa 7 Bandar Jaya Barat - Lampung Tengah, Telp. (HP) 082377881555 / 08996799444, Email redaksi@antariksanews.com.
Kamis, 23 Februari 2017 - 21:07:03 WIB

Ucapkan Kata Kasar, Wali Murid Minta Guru SDN 1 Komering Agung Diberi Sanksi


Diposting oleh : Administrator
Kategori: Pendidikan - Dibaca: 261 kali

LAMTENG, ANTARIKSANEWS.COM--- Ucapkan kata yang kurang terpuji, seorang guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Komering Agung Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) menuai krikik dari beberapa wali murid sekolah tersebut. Mereka meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Lamteng memberikan sanksi tegas kepada oknum tersebut.

Bahasa kasar yang disampaikan guru tersebut bermula dari adanya sebuah perkelahian yang dilakukan siswa kelas V dan kelas VI disekolah tersebut pada waktu jam istirahat sekira pukul 09:30 WIB, Kamis (23/2/2017).

Menurut keterangan Syahrul Nurhag, orang tua dari Ridho Asbullah murid kelas V SDN I Komering Agung, bahwa anaknya dikeroyok oleh teman-teman sekolahnya yang bernama Rama Saputra, Ahya dan Angga Saputra murid kelas V dan VI. "Setelah dikeroyok anak saya pulang dan mengadu kepada saya. Dengar aduan saya langsung kesekolah menanyakan masalah tersebut kepada gurunya yang bernama ibu Betty. Sesampainya disekolah bukan mendapatkan solusi dari persoalan ini, malah guru itu melontarkan bahasa tidak terpuji"binatang kamu semua"ucap Betty yang ditirukan Syahrul.

Menurutnya, seorang guru atau pendidik harusnya memiliki ahlak dan contoh tauladan yang baik, sebab guru mempunyai peran penting dalam mendidik anak murid. "inilah yang sangat saya sayangkan, kenapa seorang pengajar, dapat berkata seperti itu. Bahkan oknum guru ini sempat menantang, saat saya ingin menanyakan peri‎hal knapa anak saya berkelahi, kok guru gak ada yang tau. Namun, yang saya dapat disini malah gurunya marah dan sempat melontarkan kata."Bapak belum tau ya dengan saya."ujar Syahrul menirukan ucapan Betty.

Hal senada juga disampaikan oleh Ahyat dan Syarifudin yang juga orangtua dari David dan Arif murid kelas V di SD tersebut. Mereka sangat menyayangkan atas prilaku oknum guru tersebut. Ia menilai, sebagai guru tidak sepantasnya mengatakan hal tersebut kepada muri-muridnya,"Guru itu merupakan panutan bagi murid-muridnya. Berikan contoh baik, bukan berkata sembarangan seperti itu. Kalau gurunya saja gak punya etika dan tatakrama, bagaiman murid-murid bisa berlaku sopan. Bisa-bisa anak kami nanti melawan orang tuanya sendiri. Kami harap Dinas Pendidikan Lamteng bisa mempertimbangkan, agar masalah ini tidak berkelanjutan dan terulang lagi kedepannya."harapnya.

Sementara pengakuan dari oknum guru tersebut, terlontannya bahasa kasar itu keluar secara tidak sengaja, lantaran murid-muridnya sulit untuk di didik dan diberi tahu."Gimana saya gak emosi, anak-anak ini disuruh masuk sekolah tapi gak ada yang mendengar meski lonceng sudah kita bunyikan."katanya.

Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Teknis Keguruan (PTK) ‎‎Drs. Hi. Iswansyah mendampingi Kabid PTK‎ ‎Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lamteng menyatakan, pihaknya akan melakukan klarifikasi terlebih dahulu terkait permasalahan tersebut, Sebab, jika benar terjadi maka pihaknya tidak akan segan untuk berikan sanksi tegas.

"Terima kasih atas informasinya, Kami akan lalukan klarifikasi kepada kepala sekolahnya, ini memang sudah salah, kalau guru ngomongnya kayak gitu, itukan gada etika. Yang pasti kami akan berikan sanksi berat kepada oknum guru tersebut jika benar telah melontarkan kata yang tidak terpuji tersebut, " Tegasnya. (edy)



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)